WIKA SWH: SETARA DENGAN PRODUK (PEMANAS AIR) IMPOR TERNAMA
Bagi keluarga pengguna, PEMANAS AIR mestinya merek WIKA SWH tak lagi asing. Maklum, di pasar lokal, merek produk PEMANAS AIR dengan energi matahari yang cukup populer selain Solahart adalah WIKA SWH.
Merek WIKA SWH -- SWH adalah singkatan dari Solar Water Heater -- sudah cukup identik sebagai produk untuk kalangan kelas atas. Maklum saja, harganya Rp. 12-22 juta/unit, tergantung tipe dan kapasitasnya. Nah, yang belum disadari banyk orang, produk ini betul-betul buatan dalam negeri, tepatnya produk PT. Wijaya Karya Intrade (WKI), anak usah PT. Wijaya Karya. Menurut Strio Adji, Manajer Pemasaran WKI, WIKA SWH merupakan produk konversi energi yang dihasilkan perusahaannya sejak 1988, atau sudah berusia 22 tahun. Diakuinya, WKI bukan perusahaan yang pertama kali mempopulerkan PEMANAS AIR bertenaga surya, karena sebelumnya ada Solahart termasuk dalam lima besar. Satrio mengakui produk PEMANAS AIR bertenaga sinar matahari ini relatif mahal. Maklum, PEMANAS AIR dengan tenaga listrik dan gas harganya hanya Rp. 2-5 juta/unit. Namun, ia menyebutkan adanya keuntungan dari produk Solar Water Heater ini dalam jangka pnjang. "Investasi yang mereka keluarkan untuk membeli WIKA SWH akan mencapai break even point (BEP) pada empat tahun dua bulan. Ini setara dengan pemakaian electric water heater selama empat tahun dua bulan. Setelah itu, mereka dapat menarik benefit dari produk ini tanpa harus menggunakan tenaga listrik yang mahal. Perbandingannya dengan PEMANAS AIR listrikbisa lebih hemat 80%." Satrio menguraikan. Selain lebih hemat energi, produk ini didesain untuk digunakan diseluruh rumah karena sitemnya centralized. Adapun pemanas tenaga listrik dan tenaga gas hanya diperuntukkan buat satu kamar mandi. "Satu unit produk kami bisa menggantikan tiga unit PEMANAS AIR energi listrik atau gas. |